Photo Essay – Sri Lanka


Saat  saya membayangkan akan melakukan perjalanan ke Sri Lanka, dalam benak yang terbayang adalah negara yang sangat ramai dan tidak teratur seperti kota-kota di India. Namun bayangnya itu langsung memudar dengan cepat tatkala saya menjejakkan kaki di negara Sri Lanka yang merupakan tetangga India tersebut.

Perjalanan kami selama 10 hari di Sri Lanka telah membuka sebuah pemahaman yang baru tentang Sri Lanka, Sri Lanka tentunya bukan negara yang bisa dikunjungi sepintas lalu saja, untuk menyelami pemahaman yang sebenarnya tentang Sri Lanka kita harus mengeksplore dan mengekplore, maka Sri Lanka akan menunjukkan keeksotisnya bagi kita.

Mengarungi jarak 337 Km dari Medan menuju Kuala Lumpur kemudian dilanjutkan dengan penerbangan selama 3 jam 20 menit menempuh jarak 2570 Km. Kesan pertama sesampainya di Bandaranaike Internasional Airport adalah rapi, tertib dan pengamanan yang lumayan ketat serta berlapis.

Sri Lanka menawarkan beragam aktifitas dan kegiatan bagi turis yang mengunjunginya, budaya, kuliner, alam, pantai, gunung, Unesco Heritage site sampai dengan tempat gigi Buddha disimpan, semuanya terangkum secara apik di Sri Lanka.

Galle

Galle Fort di Galle, sekitar 2,5 jam menumpang kereta api dari Colombo Fort hingga ke Galle

Face of Sri Lanka

Warga lokal yang mengunjungi Galle Fort untuk menghabiskan waktu libur bersama keluarga

Galle Service Club

Galle Service Club

Kandy Tooth Temple

Kandy Tooth Temple

Sri Dalada Maligawa

Sri Dalada Maligawa

Buddha berbagai negara

Buddha dari Berbagai Negara

Buddha

Buddha

Para peziarah sedang berdoa di depan altar Relic Buddha

Para peziarah sedang berdoa di depan altar Relic Buddha

_MG_2805

Sedang Berdoa

Altar

Meja Pemujaan

Kandy City

Suasana Kota Kandy

Shrine, Unawatuna, Sri Lanka

Shrine, Unawatuna, Sri Lanka

Shrine, Unawatuna, Sri Lanka

Buddha Statue at Shrine, Unawatuna, Sri Lanka

Unawatuna Beach

Unawatuna Beach View From Shrine Buddha Temple

Tsunami Photo Museum, Telwatta

Tsunami Photo Museum, Telwatta

Album foto mengenai Tsunami Sri Lanka

Album foto mengenai Tsunami Sri Lanka

Foto-foto korban tsunami Sri Lanka 2004

Foto-foto korban tsunami Sri Lanka 2004

Relief from Government

Relief from Government

IMG_1954

City view, Colombo

IMG_1957

Miniatur yang terinspirasi dengan Candi Borobudur di Gangaramaya Temple

IMG_1959

Buddha yang berjuang mencapai pencerahan. Daging di antara tulang-tulang rusuk-Nya menjorok ke dalam memperlihatkan pemandangan yang sangat menakutkan seperti rangka atap rumah seorang pertapa

IMG_1970

Patung Ganesha

IMG_1982

Para peziarah sedang mempersembahkan kepada Buddha

IMG_2028

Berdoa di Pohon Bodhi raksasa

IMG_2047

Peziarah mengelilingi Pohon Bodhi di The Gangaramaya Temple

IMG_2066

Keramaian sore hari di Colombo Fort

IMG_2071

Suasana kereta api yang penuh pada saat pulan kerja dari Colombo menuju Negombo

 

 

IMG_2133

Anak-anak pantai yang mencari siput di pinggir pantai Negombo

IMG_2135

Pulang mencari siput sambil menjaga adik, Negombo Beach

IMG_2084

Pusat penjualan barang kelontong di Negombo

IMG_2085

Senja di Negombo

IMG_2117

Bersiap melaut, Negombo Beach

IMG_2129

Perahu Nelayan di Negombo Beach

_MG_3305

Pulang

_MG_3274

Anak-Anak bermain Kricket menjelang sunset di Pantai Negombo

_MG_3301

Sunset di Pantai Negombo

 

Video Upacara di Dambulla :

 

Kami telah jatuh cinta pada pandangan pertama dengan Sri Lanka di perjalanan kami ini, keramah tamahan dan kebaikan orang Sri Lanka membuat kami merasa seperti di rumah sendiri. Keindahan alam, keunikan budaya serta kehangatan penduduk membuat Sri Lanka sangat layak untuk dikunjungi oleh setiap orang. Semoga suatu hari nanti di berikan kesempatan untuk mengunjungi Sri Lanka lagi.

+ There are no comments

Add yours